Ku Tulisan tulisan ini dengan linganan air mata ketika aku merasakan cinta dan kasih sayang Papah sama seperti Mamah. .
Papah , sesosok pria yang aku rasa jauh dengan ku, sadar dalam diri ku ketika aku dan papah berselisih pendapat dan aku harus menuruti papah itu adalah tanda cinta papah untuk ku karna Papah ingin aku menjadi baik. .
Papah , aku menangis ketika melihat papah menangis mengetahuai Mamah sakit , begitu besar cinta papah kepada mamah , bertahun-tahun hidup bersama , baru aku melihat papah menangis ketika mamah sakit , bukan slama ini papah tak mencintai papah , papah sedih karna wanita yang ia cintai harus menahan sakit yang ada dalam tubuhnya , mungkin jika papah bisa menggantikan rasa sakit yang mamah rasakan , papah bersedia untuk menggantikannya. .
Dalam malam , Papah mengadu pada sang Pencipta , Papah mohon berdoa untuk kesembuhan Mamah , tak pernah putus papah berdoa untuk mamah , apapun papah lakukan agar mamah sehat seperti sedia kala. .
kebesaran Allah sangat besar , Mamah bisa keluar dari rumah sakit , walaupun Mamah tidak sesehat dulu tapi mamah sudah bisa beraktifitas seperti dulu , senyum senang Papah melihat Mamah . .
Papah , aku dan papah tak pernah satu pendapat , aku dan papah selalu bertengkar , tapi setelah Mamah sakit , aku berusaha untuk tak melawan Papah dalam segala hal , aku sadar apapun yang Papah lakukan itu untuk kebaikan ku dan anak-anaknya . .
Malam hari ketika aku , Mamah , Papah , Kakak dan adek ku berkumpul di rumah kecil Papah , aku protes kepada Papah , kenapa aku gak dikasih untuk pacaran , dengan senyum Papah menjawab "papah belum siap gadis kecil Papah yang manja pergi dari Papah ", air mata ku pun tak tertahan , itu yang selama ini Papah mau , satu kewajaran untuk ku ketika papah memberikan alasannya. .
Hubungan ku dengan Papah pun semakin baik , Papah selalu mau aku minta mengatar ku ke kantor , ketika terlalu malem aku pulang dari kantor Papah mau menjemput ku , ketika hujan turun , aku tak ingin pulang sendiri , Papah menelfon ku dan menanyakan apakah mau di jemput , hujan pun papah ingin melindungi ku , sampai suatu hari aku menangis , papah bertanya "kenapa sayang ?" tanpa aku jawab aku hanya menangis , papah meninggalkan ku , membarkan ku sendiri agar aku bisa tenang , esok pagi , aku di tunggu papah di meja makan , papah tersenyum , aku mengerti senyum papah adalah senyum agar aku mau bercerita dan tersenyum kepadanya , aku tak menghiraukan itu. .
Sore hari ketika aku sudah terlalu malam untuk pulang ke rumah , papah pun menelfon ku dan menanyakan ku masih dimana , aku minta unutk di jemput , padhal papah baru datang dari luar kota , sebelum aku pulang aku berkata pada papah sambil menangis "Pah , aku mau cerita" dengan senyum papah menganggukakan kepalanya , tapi aku ingin bercerita di rumah. .
sesampainnya aku dirumah , aku pun bercerita pada Mamah papah , "Pah , Mah aku mungkin terkena Aritmia , karena irama jantung ku berdetak tidak normal" , Mamah Papah menangis mendengar apa yang aku rasakan , malam itu aku bersujud memohon ampun pada Mamah terutama Papah , "Papah keikhlasan mu yg membuat ku bisa bertahan pah" , sambil menangis papah memeluk erat tubuh ku dan berkata "Ikhlas papah memaafkan mu nak , jadi anak yang berguna , nurut sama orang tua", tak tertahan air mata ku mengalir begitu deras , papah menahan air mata ku agar tak menangis lagi. .
Papah , maaf kasih sayang yang kau berikan untuk ku terlupakan oleh ku , kau adalah Pria yang tak inginmelihat anaknya bersedih apalagi menderita , kau tak ingin melepas ku sebleum kau tau siapa yang akan menggantikan posisi mu untuk menjaga ku, papah maafkann segala salah yang aku lakukan , cinta kasih mu sama seperti cinta kasih Mamah unutk ku. .
Tulisan ini aku berikan untuk seluruh Papah di dunia ini. .
I Love you Dad , Love you Mom. .








0 komentar:
Posting Komentar